Penghitungan Risiko Total Portofolio
Kasus: Risiko Total Portofolio
Risiko total portofolio (σp) dihitung dengan menggunakan varians portofolio yang melibatkan kovarians antara saham A dan obligasi B. Karena informasi kovarians tidak diberikan, kita akan mengasumsikan bahwa Saham A dan Obligasi B tidak berkorelasi (kovarians = 0), yang berarti mereka memiliki risiko yang terpisah.
Rumus risiko portofolio adalah sebagai berikut:
σp2 = wA2 σA2 + wB2 σB2
Dimana:
- wA = bobot saham A = 0,40
- wB = bobot obligasi B = 0,60
- σA = volatilitas saham A = 25% = 0,25
- σB = volatilitas obligasi B = 5% = 0,05
Perhitungan Risiko Portofolio
σp2 = (0,402 × 0,252) + (0,602 × 0,052)
σp2 = (0,16 × 0,0625) + (0,36 × 0,0025)
σp2 = 0,01 + 0,0009 = 0,0109
σp = √0,0109 = 0,104 atau 10,4%
Interpretasi: Risiko total portofolio adalah 10,4%. Ini mencerminkan seberapa banyak fluktuasi yang diharapkan pada nilai portofolio berdasarkan volatilitas masing-masing aset.
Informasi Investasi
Saham A:
- Harga saham saat ini (P0) = Rp 1.000.000 per saham
- Return tahunan yang diharapkan (E(rA)) = 10% per tahun
- Volatilitas (risiko) saham (σA) = 25%
Obligasi B:
- Harga obligasi saat ini (P0) = Rp 10.000.000 per obligasi
- Return tahunan yang diharapkan (E(rB)) = 6% per tahun
- Volatilitas (risiko) obligasi (σB) = 5%