WASHINGTON D.C. — Menjelang akhir tahun 2025, World Bank Group merilis ringkasan tahunan yang menyoroti tema besar aktivitasnya: ketahanan ekonomi, pembangunan cerdas (smart development), dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. Laporan tersebut mencerminkan respons lembaga pembangunan multilateral itu terhadap gejolak global, tantangan struktural, serta upaya kebijakan yang diarahkan pada pemulihan dan inklusi ekonomi. World Bank+1
Ekonomi Dunia Diuji, Tetap Menunjukkan Derajat Ketahanan
Sepanjang 2025, banyak negara menghadapi kombinasi tekanan—mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga tantangan perdagangan. Namun, lembaga pembangunan global mencatat sejumlah perekonomian berkembang menunjukkan tingkat ketahanan yang lebih tinggi dari prediksi awal. Penguatan ini sebagian ditopang oleh reformasi kebijakan domestik, kerjasama internasional, dan respons fiskal–moneter yang adaptif terhadap guncangan. GreenWatchBD
Smart Development: Reformasi Kebijakan dan Kemitraan
Bank Dunia menekankan pendekatan smart development sebagai fondasi operasionalnya. Pendekatan ini mengintegrasikan strategi pembangunan yang:
- menguatkan kapasitas institusional negara mitra,
- mendorong inovasi teknologi, dan
- memperkuat kemitraan publik–swasta.
Dengan smart development, Bank Dunia mencoba mengubah struktur perekonomian agar lebih responsif terhadap risiko jangka panjang, seperti perubahan iklim dan volatilitas pasar global. GreenWatchBD
Fokus pada Lapangan Kerja: Jalan Keluar dari Ketidakpastian
Tahun 2025 menjadi periode di mana penciptaan pekerjaan ditempatkan sebagai prioritas utama strategi Bank Dunia. Lembaga ini menegaskan bahwa pekerjaan yang layak tidak hanya membantu pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi alat utama mengurangi kemiskinan dan memperkuat daya tahan sosial. Fokus ini tercermin dalam sejumlah program yang dirancang untuk:
- memperluas kapasitas tenaga kerja melalui pelatihan keterampilan,
- menyederhanakan regulasi untuk investasi produktif, dan
- memobilisasi modal swasta untuk proyek berorientasi penciptaan lapangan kerja. LinkedIn+1
Menatap 2026: Tantangan dan Peluang
Meski menunjukkan resiliensi yang lebih baik dibandingkan ekspektasi sebelumnya, Bank Dunia menggarisbawahi bahwa tantangan belum usai. Ketidakpastian global, kebutuhan investasi besar, dan ketimpangan pasar tenaga kerja tetap menjadi hambatan. Oleh karena itu, 2026 akan menjadi tahun di mana upaya transformasi ekonomi, peningkatan kualitas pekerjaan, dan smart development diproyeksikan akan menjadi judul besar agenda Bank Dunia. GreenWatchBD