Bengaluru . Perusahaan teknologi global Qualcomm mengumumkan keberhasilan tape-out desain chip 2 nanometer (nm), dengan proses pengembangan yang sepenuhnya dilakukan di India. Pengumuman tersebut disampaikan pada Sabtu (waktu setempat) dan menandai capaian penting dalam keterlibatan India di ekosistem semikonduktor global.

Proses tape-out tahap akhir desain sebelum chip memasuki fase manufaktur dikembangkan melalui pusat rekayasa Qualcomm di Bengaluru, Chennai, dan Hyderabad. Momen ini turut dihadiri oleh Menteri Persatuan India untuk Elektronika dan Teknologi Informasi, Ashwini Vaishnaw, di fasilitas Qualcomm di Bengaluru.

Keberhasilan ini menegaskan peran India yang kian strategis dalam rantai nilai semikonduktor dunia, khususnya pada sisi desain dan rekayasa chip berteknologi tinggi. Node 2 nm saat ini dipandang sebagai salah satu teknologi paling mutakhir, dengan implikasi besar bagi efisiensi daya dan performa komputasi—mulai dari perangkat seluler hingga komputasi berperforma tinggi dan kecerdasan buatan.

Bagi Qualcomm, capaian ini memperlihatkan kedalaman kapabilitas teknis tenaga insinyur di India serta konsistensi perusahaan dalam mendistribusikan aktivitas riset dan pengembangan secara global. Sementara bagi India, proyek ini memperkuat ambisi nasional untuk tidak hanya menjadi basis manufaktur, tetapi juga pusat desain dan inovasi semikonduktor kelas dunia.

Pengumuman ini muncul di tengah upaya berbagai negara untuk memperkuat kemandirian dan daya saing teknologi chip, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan pentingnya semikonduktor dalam ekonomi digital global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *