Dunia. World Economic Forum resmi merilis The Global Risks Report 2026, sebuah laporan tahunan yang memetakan risiko-risiko utama yang diperkirakan akan membentuk dinamika global dalam satu dekade ke depan.
Laporan ini menyoroti meningkatnya ketegangan geoekonomi, ketimpangan sosial yang kian melebar, serta percepatan disrupsi berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai kombinasi risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi, politik, dan sosial global. Risiko-risiko tersebut tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga diproyeksikan memiliki dampak struktural dalam horizon dua hingga sepuluh tahun.
Disusun berdasarkan masukan dari lebih dari 1.300 pemimpin global dan pakar lintas sektor, laporan ini memetakan risiko global ke dalam berbagai horizon waktu. Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana ancaman yang saat ini terlihat terpisah mulai dari fragmentasi perdagangan, tekanan fiskal, hingga disrupsi teknologi dapat saling memperkuat dan menciptakan ketidakpastian sistemik.
Salah satu pesan kunci dalam laporan ini adalah menurunnya kapasitas kerja sama internasional di tengah meningkatnya persaingan antarnegara. WEF menekankan bahwa tanpa kerja sama lintas negara dan institusi, risiko-risiko tersebut berpotensi berkembang menjadi krisis multidimensi yang sulit dikendalikan.
Dalam konteks kebijakan publik, temuan ini menjadi peringatan bagi pemerintah dan pembuat kebijakan untuk tidak hanya berfokus pada stabilitas jangka pendek, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi, tata kelola teknologi, dan mekanisme perlindungan sosial dalam menghadapi guncangan global yang semakin kompleks.