Washington/Caracas, Januari 2026. Pemerintah Amerika Serikat melalui U.S. Department of State dan Kedutaan Besar AS di Caracas mengeluarkan peringatan keamanan tingkat tertinggi yang mendesak semua warga negara AS di Venezuela untuk meninggalkan negara itu “segera” karena situasi keamanan yang kian memburuk.

Dalam security alert terbaru yang dirilis pada 10 Januari, otoritas Amerika menegaskan bahwa kondisi di Venezuela tetap “fluid” dan berbahaya dengan risiko tingkat tinggi bagi warga AS, termasuk kemungkinan penahanan sewenang-wenang, terorisme, penculikan, kekerasan kriminal, serta ketidakmampuan pemerintah AS memberikan bantuan darurat.

Peringatan tersebut menegaskan bahwa Venezuela tetap berada pada Travel Advisory Level 4: Do Not Travel, tingkatan tertinggi dalam sistem peringatan perjalanan AS, dan warga AS yang masih berada di negara itu disarankan untuk menggunakan semua rute yang tersedia guna keluar dari Venezuela “secepat mungkin”.

Milisi Bersenjata dan Titik Risiko

Beberapa laporan, termasuk dari media internasional, menyebut bahwa kelompok milisi bersenjata yang dikenal sebagai “colectivos” telah diduga melakukan pemasangan pos pemeriksaan dan penghadangan kendaraan, serta mencari identitas warga AS atau hal yang dapat mengindikasikan dukungan kepada Amerika—menambah tekanan keamanan terhadap warga asing di berbagai wilayah.

Tanggapan Pemerintah Venezuela

Pemerintah Venezuela melalui Kementerian Luar Negeri secara resmi membantah pernyataan Washington, menyebutnya sebagai informasi yang direkayasa dan salah, serta menegaskan bahwa situasi di negara itu berada dalam kondisi “tenang dan stabil.” Pernyataan ini mencerminkan perbedaan narasi antara otoritas AS dan Caracas mengenai kondisi lapangan yang sebenarnya.

Latar Belakang Ketegangan

Latar peringatan terbaru ini terjadi di tengah kondisi geopolitik yang lebih luas, termasuk laporan tentang keterlibatan militer AS dalam operasi tertentu di Venezuela serta aksi-aksi milisi bersenjata lokal yang memperumit iklim keamanan dalam negeri. Meskipun terdapat desakan internasional terhadap stabilitas regional, otoritas AS menilai risiko terhadap warga negaranya tetap tinggi dan mendesak tindakan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *